BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Metabolisme merupakan serangkaian reaksi kimia yang berlangsung di dalam tubuh makluk hidup. Di dalam metabolisme ada dua macam yaitu katabolisme dan anabolisme keduanya saling berkaitan satu sama lain. Ada empat jenis metabolisme yang ada di dalam tubuh manusia antara lain yaitu metabilisme karbohidrat,protein,lemak,dan lipid. Organ organ yang berperan di dalam metabolisme diantaranya ada hati,kandung empedu,dan pankreas.
Jumlah energi yang di pakai tubuh selama periode spesifik adalah laju metabolisme,di ukur berdasarkan jumlah kalori yang di pakai. Faktor faktor yang mempengaruhi laju metabolisme adalah makanan kaya protein,hormon untuk mempertahankan laju metabolisme yang tetap, latihan yang memerlukan kalori eksta dan umur yang meningkatkan laju metabolisme.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Metabolisme adalah pengambilan atau mengasimilasikan zat makanan dan membuang sisa – sisa atau sampah yang tidak diperlukan lagi. Metabolisme merupakan serangkaian reaksi kimia yang berlangsung didalam tubuh makhluk hidup. Metabolisme dibedakan menjadi dua yaitu
1. Anabolisme
Anabolisme merupakan rangkaian reaksi kimia yang sustrat awalnya adalah molekul kecil dan produk akhirnya adalah molekul besar.
2. Katabolisme
Katabolisme adalah suatu reaksi proses pemisahan atau pembelahan ikatan kimia bersifat kompleks menjadi ikatan kimia sederhana, pada reaksi ini terjadi pembebasan energi.
Respirasi Sel
Respirasi merupakan contoh dari katabolisme, yaitu reaksi oksidasi senyawa organik untuk menghasilkan energi dalam bentuk ATP yang digunakan untuk aktivitas sel dan kehidupan makhluk hidup.
Tahapan-tahapan respirasi
a. Glikolisis
Glikolisis merupakan rangkaian reaksi perubahan 1 mol glukosa menjadi 2 mol asam piruvat. Glikolisis berlangsung di dalam sitoplasma. Reaksi ini merupakan reaksi anaerob.
b. Siklus Krebs
Siklus krebs disebut juga daur asam sitrat karena asam sitrat merupakan senyawa antara yang penting, disebut juga daur trikorboksilat (TCA). Siklus ini terjadi di dalam mitokondria. Siklus krebss diawali oleh masuknya 2 molekul asam piruvat hasil glikolisis ke mitokondria.
B. Faktor yang mempengaruhi laju metabolisme :
· Makanan
Makanan kaya protein akan lebih meningkatkan laju metabolisme daripada makanan kaya – lipid atau karohidrat antara lain mungkin karena deaminasi asam amino yang relatif cepat.
· Hormon
Berbagai hormon terlibat dalam sistem umpan balik untuk mempertahankan laju metabolisme yang tetap. Misalnya bila laju metabolisme terlalu redah, penggetahan epinefrin dan tiroksin meningkat. Bila sekresi tiroksin meningkat, laju metabolisme dapat ditingkatkan sampai 100% di atas normal, dan pengurangan sekresi dapat menurunkan laju metabolisme sampai 40% di bawah normal. Laju metaboliem naik oleh ansietas dan turun oleh depresi. Laju metabolisme juga di pengarungi oleh hormon pertumbuhan (GH) dan hormon kelamin.
· Latihan
Latihan memerlukan kalori eksta dari makanan. Jika makanan itu mengandung lebih banyak kalori dari yang di pakai, anda akan bertambah berat. Jika lebih banyak kalori yang di pakai dari yang tersedia dalam makanan, maka tubuh akan memakai lemak tubuh yang ada dan anda mungkin turun berat badannya. Jika sedang tidur, laju metabolisme turun 1 10%.
· Umur dan faktor lain
Laju metabolisme seorang anak umumnya lebih tinggi daripada orang dewasa, karena anak memerlukan lebih banyak energi selama masa pertumbuhan. Seorang wanita hamil atau menyusui juga mempunyai MR yang lebih tinggi. Faktor lain juga mempengaruhi MR. Demam meningkatkan laju metabolisme. Individu berotot cenderung memiliki laju metabolisme yang lebih tinggi dari orang gemuk.
Laju Metabolisme Basal (BMR)
Laju metabolisme adalah energi total yang dipakai tubuh per satuan waktu untuk mempertahankan aktifitas normal sel yang minimal, abolisme seperti mempertahankan sel-sel, mengedarkan darah dan bernafas. Karena laju metabolisme dipengaruhi banyak faktor ( termasuk umur,diet,latihan, dan suhu), maka laju metabolisme seseorang biasanya ditetapkan pada keadaan standar atau basal. Laju metabolisme yang diperoleh pada keadaan demikian disebut laju metabolisme basal (BMR, basal metabolic rate). Biasanya disebut sebagai kilo kalori energi yang dipakai per meter persegi permukaan tubuh per jam. BMR = kcal/m2/jam.
C. Macam-Macam Metabolisme
METABOLISME KARBOHIDRAT
Metabolisme karbohidrat yang berbentuk monosakarida dan disakarida diserap melalui mukosa usus. Setelah proses penyerapan (di dalam pembuluh darah), semua berbentuk monosakarida. Bersama-sama dengan darah, karbohidrat ini di bawa ke hati.
Monosakarida (fruktosa, galaktosa, serta glukosa) yang masuk bersama-sama darah dibawa ke hati. Di hati, ketiga monosakarida ini diubah menjadi glukosa dan dialirkan melalui pembuluh darah ke otot untuk di bakar, membentuk glikogen melalui proses glikoneogenesis.
METABOLISME PROTEIN
Pada umumnya protein diserap dalam bentuk asam amino dan bersama-sama dengan darah di bawah ke hati, kemudian dibersihkan dari toksin. Proses masuknya asam amino dapat dikatakan tidak bersifat dinamis dan selalu diperbarui. Asam amino yang masuk tidak sebanding dengan jumlah asam amino yang diperlukan untuk menutupi kekurangan amino yang dipakai oleh tubuh.
METABOLISME LEMAK
Lemak diserap dalam bentuk gliserol asam lemak. Gliserol larut dalam air sehingga dapat diserap secara pasif, langsung memasuki pembulih darah dan di bawa ke hati. Melalui beberapa proses kimiawi, gliserol diubah menjadi glikogen, selanjutnya mengikuti metabolisme hidrat arang sampai menghasilkan tenaga. Jadi, gliserol diubah menjadi tenaga melewati proses yang dilakukan oleh karbohidrat.
Asam lemak yang telah membentuk emulasi setelah melewati dinding usus halus memasuku pembuluh limpa,bersama-sama dengan getah bening emulsi,lemak dibawa kedalam darah.pertemuan pembuluh getah bening dengan pembuluh darah terjadi pada vena korta.
Bersama –sama dengan darah,sebagian emulsi asam lemak dibawa ke hati dan dibentuk men jadi trigliserida yang akan di alirkan kembali kedalam pembuluh darah.trigliserida yang dialirkan kembali kedalam pembuluh darah tersebut adalah lipoprotein.metabolisme lemak menghasilkan tenaga berbentuk ATP dengan sisanya hidrogendioksida dan yang disebut karbodioksida.lemak yang dibakar mempunyai hasil sampingan yang disebut kolestrol.
METABOLISME LIPID
Lemak yang dimakan dipecah menjadi gliserol dan asam lemak. Gliserol mula-mula dikonvensi menjadi senyawa intermediat, kemudian menjadi gliseraldehida 3 – fosfat. Gliserol dapat dikonvensi menjadi asam piruvat atau glukosa, dan kemudian masuk siklus Kreb dan sistem transpor elektron seperti pada karbohidrat. Tetapi asam lemak langsung masuk siklus Kreb melalui asetil – CoA, tanpa melalui glikolisis.
D. Organ – organ yang berperan dalam sistem metabolisme
1. Hati
Merupakan kelenjar terbesar di dalam tubuh yang terletak di bagian teratas rongga abdomen dan di sebelah kanan bawah diafragma. Secara luas hati dilindungi oleh rongga iga.
Fisiologi hati :
a. Mengubah zat makanan yang diabsorbsi dari usus
b. Mengubah zat buangan dan bahan racun
c. Glikogenik melalui rangsangan kerja enzim sehingga sel hati, menghasilkan glikogen yang disintesis dari glukosa, selanjutnya isimpan sel hati dalam bentuk glikogen kemudian diubah kembali menjadi glukosa oleh kerja enzim apabila kadar glukosa darah di bawa batas normal. Karena fungsi hati ini berperan dalam pengaturan kadar gula darah di mana fungsi ini utamanya dikendalikan oleh hormon-hormon pankreas yaitu insulin dan glukogen.
d. Metabolisme asam amino. Hati mengubah asam amino yang berlebihan menjadi lemak dan glukosa yang kemudian disimpan untuk cadangan.
e. Memproduksi hemoglobin yang merupakan bahan dasar dari empedu.
2. Empedu
Empedu dibentuk di dalam sela-sela kecil di dalam hati dan dikeluarkan melalui kapiler empedu yang halus atau kanalikuli empedu, yaitu saluran halus yang dimulai di antara sel hati dan terletak diantara dua sel. Tetapi kanalikuli terpisah dari kapiler darah, sehingga darah dan empedu tidak pernah tercampur. Kandung empedu terletak di dalam sebuah lekukan di sebelah permukaan bawah hati, sampai di pinggiran depannya. Panjangnya 8-12 cm dan dapat berisi kira-kira 60 ml.
Fungsi empedu :
a. Tempat persediaan cairan empedu
b. Memekatkan cairan empedu yang tersimpan di dalam kandung empedu.
c. Mengalirkan empedu ke dalam duodenum yang mengakibkontraksi dan pengosongan parsial kandung empedu.
d. Garam-garam empedu dalam hati mengemulsikan lemak dalam usus halus dan membantu pencernaan dan absosrbsi lemak.
3. Pankreas
Pankreas adalah kelenjar majemuk bertandan, strukturnya mirip dengan kelenjar ludah. Panjangnya kira-kira 15cm, mulai dari duodenum sampai ke limpa.
Anatomi pankreas
Pankreas terdiri atas kepala, badan, dan ekor. Bagian yang paling lebar adalah kepala pankreas , terletak di sebelah kanan rongga abdomen dan di dalam lekukan duodenum, dan yang praktis melingkarinya.
Jaringan pankreas terdiri atas lobulus sekretori yang tersusun mengitari saluran-saluran halus. Saluran-saluran ini mulai dari persambungan saluran-saluran kecil dari kiri dan kanan. Saluran-saluran kecl tersebut menerima saluran dari lobula lain kemudian bersatu membentuk saluran utama yaitu, duktus Wirsung.
Fisiologi Pankreas
1. Fungsi eksokrin dilaksanakan oleh sel sekretori lobulanya, yang membentuk getah pankreas yang berisi enzim dan elektrolit. Cairan pencernaan tersebut berjalan melalui saluran ekskretori halus dan akhirnya dikumpulkan oleh dua saluran yaitu duktus wirsung (utama) dan duktus santorini yang masuk ke dalam duodenum. Sa luran utama bergabung dengan saluran empedu di ampula vater.
2. Fungsi endokrin. Tersebar di antara alveoli pankreas terdapat kelompok-kelompok kecil sel epitelium, yang jelas terpisah dan nyata disebut kepulauan Langerhans, yang bersama-sama membentuk organ endokrin. Organ pankreas ini dilintasi oleh saraf vagus, dan dalam beberapa menit setelah menerima makanan, arus getah pankreas bertambah. Kemudian setelah isi lambung masuk ke dalam duodenum, dua hormon yaitu sekretrin dan pankreosimin dibentuk di dalam mukosa duodenum yang kemudian merangsang arus getah pankreas.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Metabolise adalah pengambilan atau mengasimilasikan zat makanan dan membuang sisa – sisa atau sampah yang tidak diperlukan lagi. Metabolisme juga berarti serentetan reaksi kimia yang terjadi di d Metabolisme melibatkan dua proses yang berlangsung bersamaan :
1. Anabolisme (biosintesis) adalah sintesis molekul spesifik yang di perlukan sel (struktur dan fungsi). Contoh :pertumbuhan dan pemulihan sel dan jaringan.
2. Katabolisme adalah pemecahan molekul, menghasilkan energi untuk berfungsinya sel. Contoh :pemecahan karbohidrat majemuk menjadi gula sederhana.
Metabolisme sangat berperan dalam proses mempertahankan suhu tubuh atau proses termoregulasi, pada proses ini sistem metabolisme dan sistem hormon bekerja untuk melakukan pertahanan tubuh. Karena metabolisme ini dapat ddipengaruhi oleh makanan, hormon, latihan atau aktivitas, lingkungan, umur, dan faktor lainnya.
DAFTAR PUSTAKA
Waluyo. 2005. Mikro Biologi uantuk Umum. Surabaya : UMM.
Sapariatin, Erin.2009. Biologi untuk SMA kelas XII. Solo : CV. HaKa MJ.
Maryanto Joko, dkk. 2004. Gemilang Biologi untuk SMA kelas XII. Cipta Pustaka.
Alimul Aziz. 2006. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia Aplikasi Kompleks dan Proses Keperawatan, jakarta : Salemba Medika.
Batticaca Fransisca. 2009. Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem Metabolisme. Jakarta : Salemba Medika.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar